Salatiga, 13 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (FEB UKSW) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global melalui penyelenggaraan kuliah tamu bertajuk “Career Passport: International Training Development and Career.” Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa kelas International Human Resource Management serta mahasiswa Magister Manajemen angkatan ke-50 dan berlangsung secara tatap muka di ruang rapat FEB UKSW.
Kuliah tamu menghadirkan praktisi industri, Drs. Aryono Bambang Ardhyo, Direktur PT Kievit Indonesia, dengan moderator Prof. Ir. Lieli Suharti, M.M., Ph.D. Sesi ini menjadi wadah diskusi mengenai strategi pengembangan karier global, pelatihan internasional, dan pentingnya mindset dalam menghadapi dunia kerja modern yang kompetitif.

Dalam pemaparannya, Drs. Aryono menjelaskan bahwa pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kinerja bisnis sekaligus mempertahankan talenta terbaik. Ia menyoroti peran pembelajaran digital dan program pengembangan berkelanjutan dalam mendorong kemajuan profesional karyawan. Menurutnya, banyak individu masih terjebak pada kelemahan diri, padahal investasi terbesar seharusnya diarahkan pada penguatan potensi dan bakat.
Ia mengungkapkan bahwa kesadaran diri menjadi fondasi utama pengembangan karier. “Dunia kerja itu keras, tetapi ketika kita mampu membuat seseorang yang tidak terlibat menjadi terlibat, itu adalah sebuah pencapaian besar,” ujarnya. Drs. Aryono juga menekankan pentingnya growth mindset, yaitu pola pikir yang berfokus pada proses pembelajaran, bukan semata-mata hasil akhir.

Dalam sesi tersebut, ia memaparkan tahapan perjalanan belajar: I see and I forget, I see and I believe, I do and I understand, I take care and I improve, hingga I master and I innovate. Tahapan ini menggambarkan transformasi individu menuju profesional yang adaptif dan inovatif. Growth mindset, menurutnya, membantu seseorang melihat tantangan sebagai peluang, menerima umpan balik secara konstruktif, belajar dari kegagalan, serta berani keluar dari zona nyaman.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mahasiswa terkait pengembangan diri, kepemimpinan global, dan kesiapan menghadapi pasar kerja internasional. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap pembelajaran karier yang relevan dengan kebutuhan industri global.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber. Melalui program Career Passport ini, FEB UKSW berharap mahasiswa dapat membangun kompetensi profesional kelas dunia, memperkuat karakter kepemimpinan, dan mempersiapkan diri menjadi talenta unggul yang siap bersaing di tingkat internasional. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan FEB UKSW dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri global dan transformasi dunia kerja masa depan.
Baca juga : MM VAGANZA 2025 FEB UKSW Dorong Kepemimpinan Holistik dan Bisnis Berkelanjutan bagi Mahasiswa Baru
Follow Instagram Kami : @feb_uksw