Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Satya Wacana mengadakan Seminar Online Bincang Alumni dalam rangka Dies Natalis FEB UKSW yang ke-61 dengan tema “Outlook Ekonomi Indonesia Tahun 2021: Tantangan dan Strategi di Era New Normal”. Seminar ini diadakan pada Rabu, 9 Desember 2020 melalui plafrom Zoom meeting dan dimulai pukul 09.00 WIB. Seminar ini dibuka oleh MC (Master Ceremony) yaitu Reindra Prastiwa Melania, dimoderatori oleh Bayu Wijayanto, S.E., M.Si., dan menghadirkan dua pembicara yang juga merupakan alumni dari Program Studi Ilmu Ekonomi FEB UKSW yaitu Bapak Noor Yudanto, S.E., M.A. dari Departemen Regional Bank Indonesia dan Ibu Ayu Sukorini, S.E., M.A. selaku Sekertaris Badan Kebijakan Fiskal.

Acara ini diawali dengan doa pembukaan oleh Yustinus Wahyudi, S.E.,M.Si. dilanjutkan sambutan Ketua Dies Natalis yaitu Ibu Sotya Fevriera. Kemudian, sambutan dari Bapak Eranus Yoga Kundhani, SE.,M.Si., selaku Kaprodi S1 Ilmu Ekonomi FEB UKSW dan sambutan yang terakhir oleh Ibu Roos Kities Andadari, SE., MBA., Ph.D selaku Dekan FEB UKSW. 

Sesi pertama disampaikan oleh Bapak Noor Yudanto, S.E., M.A. dengan materi “Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah – Adaptasi Tatanan Ekonomi Baru”. Dalam paparanya, beliau menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi global mengalami penurunan semenjak adanya pandemi COVID-19 dan berimbas kepada perekonomian domestik, permintaan domestik dan net ekspor menurun tajam, perekonomian mengalami kontraksi pada triwulan 2 dan 3 tahun 2020. Perlunya penyesuaian menuju adaptasi tatanan baru yaitu tatanan baru integrasi global, memperkuat permintaan domestic dan domestic integrated (local value chain). Penguatan struktur ekonomi dibutuhkan seperti transformasi manufaktur dengan memperkuat eskpor produk manufkatur dan meningkatkan intergrasi antar indsutri dan antar wilayah. Kemudian pariwisata sebagai pertumbuhan ekonomi baru dan optimalisasi di bidang ekonomi digital.

Sesi kedua dibawakan oleh Ibu Ayu Sukorini, S.E., M.A. dengan materi “Perkembangan Ekonomi Terkini dan Kebijakan APBN Indonesia”. Dalam pemaparannya, beliau memaparkan mengenai cita-cita Indonesia untuk menjadi High-Income Economy. Beliau juga memaparkan bahwa perekonomian Indonesia dalam masa pertumbuhan sebelum pandemi COVID-19 melanda, penyebaran virus yang masih ekskalatif menjadi ancaman yang nyata bagi perekonomian global dan Indonesia, untuk itu pemerintah mengubah arah kebijakan untuk fokus dalam penanganan pandemi dan upaya pemulihan ekonomi. Tantangan perekonomian dunia yang terus melanda menciptakan ketidakpastian pada arah perekonomian dunia di saat COVID-19 ini menjadi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya yang memberikan guncangan pada sisi permintaan dan penawaran serta memberikan efek domino ke berbagai aspek seperti kesehatan, ekonomi, sosial dan keuangan. Selama masala pandemi hampir seluruh sektor mengalami kontraksi akibat diberlakukannya social distancing seperti sektor transportasi yang mengalami kontraksi paling tajam. Saat ini pada sisi produksi sudah ada tanda yang mengarah ke pemulihan meskipun di beberapa sektor masih perlu didorong. Beliau juga memaparkan mengenai neraca perdangangan yang mengalami surplus karena penurunan impor lebih tinggi daripada penurunan eskpor dan yang terakhir dalam pemaparan beliau memaparkan mengenai kondisi pasar keuangan yang mulai membaik ditandai dengan masuknya aliran modan dan tren NPL yang mulai cenderung menurun.  

Seminar Online ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang penuh antusias dari para peserta, kemudian foto bersama, pengumuman pemenang hadiah yang diberikan kepada lima penanya terbaik, serta doa penutup oleh Dr. Birgitta Dian Saraswati, S.E., M.Si. Semoga dengan diadakannya seminar online dan temu alumni ini dapat memberikan insight mengenai outlook ekonomi Indonesia pada tahun 2021, dan bermanfaat bagi banyak kalangan serta menambah wawasan ilmu bagi kita semua.

#BravoFEB 

#VivaUKSW