Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW mengadakan Seri Kuliah Tamu Doktor Manajemen pada hari Senin, 29 Agustus 2022. Acara berlangsung melalui platform Zoom Meeting dan mengangkat tema "Kiat-kiat Menulis Artikel untuk Jurnal Internasional". Kuliah tamu kali ini menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya yakni Dr. Dr. Robiyanto, S.E., M.M. yang kerap disapa dengan panggilan Pak Robi, beliau merupakan Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW. Kuliah tamu diawali dengan sambutan, doa dan pemaparan CV narasumber oleh Kaprodi S3 Manajemen, yakni Ir. Lieli Suharti, M.M., Ph.D.


Masuk ke dalam sesi pemaparan materi, Pak Robi menjelaskan mengenai tahapan publikasi jurnal, kriteria jurnal yang berkualitas, proses pencarian ide dengan menentukan research gap yang akan diangkat sebagai topik penulisan jurnal, publikasi berbasis disertasi, cara mencari jurnal terindeks fokus (Scrimago dan mjl), jurnal yang harus diwaspadai, alasan cancellation dan discontinuation dalam proses publikasi jurnal, contoh jurnal yang relatif aman dalam publikasi dan prosesnya wajar, fee publikasi jurnal, pentingnya peer review, cara menyikapi komentar reviewer dan alasan jurnal ditolak.


"Publikasi jurnal ilmiah itu sangat mungkin, kita semua bisa melakukan." ujar Dr. Dr. Robiyanto, S.E., M.M.

Berdasarkan pemaparan materi diatas, Pak Robi memberikan tips  bagi mahasiswa S3 dalam publikasi jurnal yang dikejar oleh waktu :

1. Mempersiapkan diri dari semester awal

2. Mencari jurnal yang relatif cepat dengan sistem yang baik dan jelas (6 bulan)

Pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi ini berlangsung secara interaktif dengan berbagai pertanyaan menarik yang diajukan oleh para peserta. Acara ditutup dengan doa dipimpin oleh Ibu Lieli dilanjutkan dengan sesi dokumentasi.


Semoga dengan adanya kuliah tamu Doktor Manajemen ini, para peserta dapat terinspirasi dan menambah wawasan atau insight baru yang berguna untuk mempersipkan publikasi jurnal di masa sekarang dan yang akan datang

 

#BravoFEB

#VivaUKSW

#KuliahTamuDoktorManajemen