Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (FEB UKSW)  telah sukses menyelenggarakan pelatihan software pengolahan data  bagi 20 dosen FEB UKSW pada tanggal 16-17 Mei. Pelatihan yang dibawahi oleh Koordinasi Riset Inovasi dan Usaha ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan dosen dalam bidang analisis data dengan berbasis aplikasi pengolahan data. Dengan menghadirkan instruktur berpengalaman yaitu Bapak Andrian Dolfrianda Huruta, S.E., M.Si., Ph.D, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang metode analisis data yang tepat dan efektif. 


Pelatihan hari pertama dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Mei 2024 yang mengulik tentang Partial Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Bapak Andrian Dolfrianda Huruta, S.E., M.Si., Ph.D. selaku pembicara sekaligus instruktur menjelaskan bahwa PLS-SEM adalah metode statistik yang sangat berguna untuk penelitian eksploratif dan pengembangan teori. "PLS-SEM memiliki beberapa karakteristik unik, salah satunya adalah kemampuannya untuk digunakan dengan data yang tidak memenuhi asumsi distribusi normal dan dengan sampel yang lebih kecil," tutur Bapak Andrian. Setelah sesi PLS-SEM selesai, sesi kedua dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai “Dummy Variables in Regression Analysis: Dummy Independent and Dependent Techniques.” Sesi ini membahas secara spesifik tentang penggunaan variabel dummy dalam regresi untuk menangani data kategorik, baik sebagai variabel independen maupun dependen. Layaknya seperti sesi pertama, sesi ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan praktik kasus. 





Pelatihan pun dilanjutkan pada hari kedua yaitu Jumat, 17 Mei 2024 dengan fokus pada penggunaan aplikasi Stata untuk analisis panel data dinamis. Bapak Andrian menjelaskan bahwa "Kami memilih Stata karena terdapat beberapa kelemahan pada software-software yang sudah ada sebelumnya, seperti SPSS atau Eviews. Stata memberikan kemampuan lebih baik untuk melakukan simulasi terkait analisis panel data dinamis."


Analisis panel data dinamis menjadi penting karena metode analisis panel data statis, seperti POLS, random effects, fixed effects, atau least square difference, sering menghadapi masalah seperti endogeneity dan heteroscedasticity. "Masalah-masalah ini harus diselesaikan dengan metode yang tepat, yaitu metode first difference GMM dan sistem GMM," tambah Bapak Andrian. Dalam pelatihan ini, para dosen berhasil melakukan simulasi menggunakan metode tersebut untuk menghitung koefisien atau pengaruh jangka panjang dari pariwisata. Bapak Andrian juga menyampaikan harapannya untuk masa depan terkait pelatihan semacam ini. "Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada staf dan mahasiswa terkait analisis panel dinamis. Selanjutnya, pelatihan serupa perlu terus diadakan dengan mengundang berbagai praktisi atau dosen yang memiliki spesialisasi di bidangnya. Ini penting agar pengetahuan teman-teman terus berkembang dengan adanya kegiatan yang rutin setiap semester." 


Pelatihan analisis serta olah data ini merupakan langkah penting dalam mengembangkan keterampilan analisis data yang lebih mendalam dan tepat guna, sesuai dengan kebutuhan akademik dan profesional. Dengan terus berinovasi dan menghadirkan pelatihan berkualitas, kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan kapasitas analisis data di FEB UKSW.




#FEBUKSW 

#PelatihanSoftwarePengolahanData 

#AnalisisData