"FEB UKSW SWIS Program Dorong Kolaborasi Internasional dan Pengalaman Belajar Multikultural"

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (FEB UKSW) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui Satya Wacana International Scholarship Program (SWIS Program). Program beasiswa internasional milik UKSW ini menjadi salah satu langkah nyata kampus dalam menciptakan lingkungan akademik yang multikultural, adaptif, dan berdaya saing global.

Baru-baru ini, FEB UKSW melakukan wawancara bersama dua mahasiswa internasional penerima beasiswa SWIS Program, yaitu Mehak Manzoor dari India dan Sint Thae Mar dari Myanmar. Wawancara tersebut membahas berbagai pengalaman mereka selama mengikuti program, mulai dari motivasi bergabung, proses pembelajaran, hingga perkembangan pribadi yang mereka rasakan selama menjalani studi di Indonesia.

Mehak Manzoor mengungkapkan bahwa SWIS Program memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya. Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses internasional, tetapi juga memperluas pemahamannya mengenai praktik manajemen global melalui lingkungan belajar yang interaktif dan beragam.

“SWIS Program merupakan pengalaman yang kaya dan transformatif yang memberikan saya akses internasional yang berharga, serta pemahaman yang lebih dalam tentang praktik manajemen global melalui lingkungan pembelajaran yang interaktif dan beragam,” ungkap Mehak.

Sementara itu, Sint Thae Mar membagikan kisah adaptasinya selama tinggal dan belajar di Indonesia. Ia mengaku sempat mengalami tantangan ketika harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan budaya baru. Namun, melalui berbagai kegiatan yang disediakan dalam SWIS Program, proses adaptasi tersebut menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Program ini menyediakan pelatihan bahasa dan budaya yang membantu mahasiswa internasional memahami kehidupan sosial dan kultur Indonesia secara lebih mendalam. Tidak hanya itu, mahasiswa juga diajak mengikuti berbagai aktivitas seperti kelas budaya, homestay, hingga kunjungan wisata edukatif.

“Melalui aktivitas seperti kelas kultural, homestay, dan kunjungan wisata, saya dapat mendalami budaya Indonesia sekaligus membangun relasi dengan pelajar dari seluruh dunia,” ujar Sint Thae Mar.

Kedua mahasiswa internasional tersebut sepakat bahwa SWIS Program memberikan pengalaman belajar yang nyata sekaligus memperluas wawasan global mereka. Interaksi dengan mahasiswa lokal maupun mahasiswa internasional lainnya menjadi nilai penting yang membantu pengembangan karakter, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi dunia kerja global.

Melalui SWIS Program, FEB UKSW tidak hanya menghadirkan pendidikan berkualitas, tetapi juga membangun ruang kolaborasi lintas bangsa yang mendukung pertumbuhan akademik dan personal mahasiswa. Kehadiran mahasiswa internasional di lingkungan kampus turut menciptakan atmosfer belajar yang lebih dinamis, kritis, dan terbuka terhadap perspektif global.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa FEB UKSW terus bergerak maju dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan keberagaman, SWIS Program diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat internasional.

Baca Juga : Ujian Proposal dan Tesis Magister Manajemen FEB UKSW: Harmoni Diskusi Akademik Cetak Peneliti Berkualitas

Follow Instagram Kami : @feb_uksw

Bagikan:

Facebook
X
WhatsApp