Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (FEB UKSW) merupakan institusi pendidikan tinggi bidang ekonomi dan bisnis terkemuka di Salatiga. Berdiri sejak 1959, fakultas ini telah meneguhkan reputasinya sebagai lembaga pendidikan berkualitas yang mengintegrasikan nilai-nilai etika Kristiani dengan profesionalisme tinggi.
FEB UKSW menawarkan kurikulum berstandar global melalui pilihan program yang komprehensif, mulai dari Kelas Internasional (International Program), program Sarjana (S1) Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi, hingga jenjang pascasarjana yaitu program Magister (S2) dan Doktor (S3).
TONGGAK SEJARAH

Perjalanan panjang FEB UKSW dimulai pada 5 Desember 1959 saat Fakultas Ekonomi resmi didirikan. Tak butuh waktu lama bagi institusi ini untuk berkembang, hingga pada 1 Oktober 1960, perkuliahan perdana resmi dimulai bersama angkatan pertama mahasiswa yang menjadi saksi sejarah dimulainya pendidikan bisnis di kampus ini.

Setelah memperkokoh fondasi melalui status terdaftar dan diakui pada 1963, fakultas mencapai momen mengharukan di Agustus 1967. Di bulan itulah, FEB berhasil melahirkan Lulusan Sarjana Ekonomi Pertama di lingkungan UKSW, sebuah tonggak yang membuktikan kualitas akademik sejak dini.

Transformasi kurikulum mulai dirasakan pada 1974 melalui penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) yang inovatif. Semangat pengembangan ilmu tak berhenti di sana; pada 23 November 1994, Program Studi Akuntansi resmi didirikan untuk menjawab dinamika kebutuhan profesional di dunia bisnis.

FEB memperkuat komitmen pada pendidikan tinggi dengan pendirian Program Magister Manajemen di tahun 2000. Kelengkapan akademik ini mencapai puncaknya di tahun 2008 lewat pendirian Program Doktor Manajemen, menasbihkan FEB sebagai pusat studi ekonomi yang komprehensif.

Beriringan dengan peresmian gedung baru di 2010, FEB UKSW konsisten menjaga mutu hingga sukses mengantongi Akreditasi Unggul untuk hampir seluruh program studi. Di tahun 2016, apresiasi tertinggi pun diberikan kepada alumni yang menginspirasi bangsa melalui penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa.